Imsak Bukan Batas Akhir Sahur

Imsak ! Imsaaak! Imsaaaak... suara itu terdengar keras dari loudspeaker musholla sebelah rumah Pak Idris, segera Pak Idris menyuruh anak-anaknya minum air putih dan menyelesaikan makan sahur. Hal sama terjadi di rumah-rumah tetangga Pak Idris yang dengan segera menghentikan aktivitas makan sahur sesaat setelah mendengar suara Imsak dari loudspeaker musholla di kampungnya. Benarkah apa yang dilakukan mereka, lantas apa sebenarnya arti Imsak?. dapatkan kumpulan DP BBM TERBARU, klik disini
www.inoaGroup.com

Artikel Ramadhan

"IMSAK BUKAN BATAS AKHIR SAHUR"

 

 
    Oleh : Soli InoaGroup.com

Apa itu IMSAK ?
Imsak hanya dikenal di Asia Tenggara (Khususnya Indonesia & Malaysia). Kemungkinan yang membuat ajaran Imsak ini berniat baik, agar kita ada waktu untuk bersiap diri melaksanakan sholat & mempersiapkan waktu terbitnya fajar.
Namun dia lupa bahwa Islam yang diajarkan Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam sudah sempurna sehingga tidak perlu ditambah atau dikurangi.
Akibatnya pada hari ini banyak umat menganggap batas akhir makan sahur adalah Imsak. Sehingga menghilangkan ajaran Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam yang sesungguhnya.
Dalil : Sabda Nabi shallallahu 'alayhi wa sallam ,
“Jika salah seseorang dari kamu mendengar Adzan sedangkan ia masih memegang piring (makanan), maka janganlah ia meletakkannya hingga ia menyelesaikan hajatnya (makannya)". [HR.Imam Ahmad, Abu Dawud, Hakim, dishahihkan oleh Adz Zahabi]
Ibnu Umar berkata, "Alqamah Bin Alatsah pernah bersama Rasulullah, kemudian datang Bilal akan mengumandangkan adzan, kemudian Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam bersabda : “Tunggu sebentar wahai Bilal..!
Alqamah sedang makan sahur”.
[Hadis ini dihasankan oleh Syaikh Al Albani]    
    “Dan makan dan minumlah kamu hingga terang bagimu benang putih dan benang hitam yaitu Fajar”.
(Q.S. Al Baqarah 2, ayat 187).
Jadi sahabatku, batas makan sahur adalah waktu fajar (saat adzan subuh/fajar), Bukan IMSAK.   “Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah.Dan apa yang dilarang bagimu maka tinggalkanlah".(Q.S. Al Hasyr 59, ayat 7).    Mohon disebarkan, agar tidak makin tersebar kesalahan dan kekeliruan di dalam masyarakat, terutama di keluarga kita dalam melaksanakan amalan di bulan Ramadhan.Sumber: ODOJ (One Day One Juz)

Đăng nhận xét